Bupati Sambas, H. Satono, S.Sos.I., M.H., turun langsung memantau kondisi pelayanan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) guna memastikan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bagi masyarakat tetap terpenuhi, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri.
Pemantauan tersebut dilakukan bersama Wakil Bupati Sambas, H. Heroaldi Djuhardi Alwi, S.T., M.T., Kapolres Sambas, Dandim 1208/Sambas, Kajari Sambas, Ketua Pengadilan Negeri Sambas, Sekretaris Daerah Kabupaten Sambas, serta sejumlah stakeholder terkait.
Dalam kegiatan tersebut, rombongan meninjau langsung dua SPBU, yakni SPBU yang berada di Desa Kartiasa dan SPBU di Desa Lumbang, Jumat (13/3/2026).
Di sela-sela peninjauan, Bupati Sambas Satono menyampaikan bahwa pemerintah daerah sengaja turun langsung ke lapangan untuk memastikan pelayanan SPBU berjalan baik sekaligus memantau ketersediaan stok BBM bagi masyarakat.

“Hari ini kami turun langsung ke lapangan untuk melihat situasi dan kondisi pelayanan SPBU kepada masyarakat. Setelah kami melakukan konfirmasi dengan Pertamina Kalbar, Alhamdulillah stok BBM untuk 15 SPBU di Kabupaten Sambas dalam kondisi aman dan terkendali,” ujar Satono.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa berdasarkan hasil koordinasi dengan pihak Pertamina, kuota distribusi BBM untuk wilayah Kabupaten Sambas dipastikan mencukupi kebutuhan masyarakat.
“Sesuai yang disampaikan oleh Pertamina, kita pastikan kuota stok BBM di Kabupaten Sambas aman dan terkendali,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Satono juga mengimbau masyarakat agar tidak panik terkait isu ketersediaan BBM di SPBU.

“Kepada seluruh masyarakat yang memiliki kendaraan roda dua maupun roda empat tidak perlu panik atau khawatir terhadap ketersediaan BBM di SPBU,” katanya.


Ia juga menekankan bahwa Pemerintah Kabupaten Sambas bersama unsur Forkopimda akan terus melakukan pengawasan terhadap distribusi BBM agar tetap berjalan lancar.
“Insya Allah Pemerintah Kabupaten Sambas bersama Kapolres, Dandim, Kajari, dan seluruh pihak terkait akan terus mengontrol dan memonitor distribusi BBM selama 24 jam. Pertamina juga memastikan kebutuhan BBM di Kabupaten Sambas akan selalu tersedia,” jelasnya.
Selain itu, Satono turut mengingatkan para pemilik SPBU dan pelaku usaha agar menjalankan aktivitas penjualan BBM secara tertib dan tidak melakukan praktik spekulasi.
“Kepada pemilik SPBU dan pelaku usaha, jangan bermain spekulasi. Lakukan penjualan secara tertib, baik, dan sesuai dengan prosedur yang berlaku,” pungkasnya.